JALAN BARENG
PANJI
 
sahabat
 
DIAN
CARI JAJAN
sahabat
Dian, Emakku kan baru kasih 20 ribu. Enaknya jajan apa, ya?
Beli sandal baru aja! Punyamu kan rusak. Kalau sisa, boleh tambah Cokelat.
sahabat
sahabat
Ide bagus! Kalau kamu mau jajan apa?
Mana jajanan Panji dan Dian yang sering kamu jumpai sehari-hari?
Aku mau beli kopi titipan Babeh dan sabun muka titipan Emak aja.
sahabat
Kamu Sering Minum Kopi Saset?
Tapi belum tahu kopi asalnya dari mana?
coba cek di bawah!
Di balik nikmatnya secangkir kopi saset yang kamu seruput, ada biji kopi
arabika dan robusta yang dipetik, disangrai, dan kemudian dihaluskan
menjadi kopi bubuk lho!
Tiga Fakta Menarik Kopi
1696
Kopi pertama kali dibawa ke Indonesia pada 1696 oleh Belanda.
Sumsel
Kebun kopi terbesar Indonesia berada di Sumatera Selatan.
1,85 Juta
1,85 juta kepala keluarga Indonesia hidup dari kebun kopi
Kopi Bisa Langka Akibat Krisis iklim!
Krisis Iklim mengancam penurunan produksi kopi arabika hingga 45% dan robusta hingga 24%. (Stockholm Environment Institute)

#MasihAdaHarapan

Bernama Perkebunan Berkelanjutan

Weits! Tapi tenang! Ancaman itu bisa dikurangi lewat Praktik Perkebunan Berkelanjutan. Contohnya, ada masyarakat Bantaeng di Sulawesi Selatan yang menanam kopi sambil jaga hutan (wanatani). Hasilnya, bukan hanya hutan terjaga, tetapi juga menciptakan kemakmuran yang merata, terutama bagi perempuan
Quiz
Nyeruput kopi bareng Ahmad Dani. Cakepp! Jawab Quiz ini berani ga ni?
Ini Dia Alasan Kenapa Sandal Jepit
Dipakai Banyak Orang!
Selain harganya murah, sandal jepit terbuat dari bahan dasar karet (Hevea brasiliensis) yang lentur, ringan, dan bikin nyaman di kaki.
Tiga Fakta Menarik Karet
1906
Karet dibudidayakan di Sumatera Timur pada 1906.
Terbesar
Indonesia jadi penyuplai karet terbesar kedua di dunia
2,1 Juta
2,1 juta kepala keluarga Indonesia hidup dari kebun karet.
Karet Kena Imbas Krisis Iklim!
Krisis iklim sebabkan suhu panas, banjir, kekeringan, dan peningkatan serangan penyakit daun dan akar yang bikin hasil panen karet berkurang. (Thomas Wijaya, peneliti Pusat Penelitian Karet Indonesia, PT Riset Perkebunan Nusantara)

#MasihAdaHarapan

Bernama Perkebunan Berkelanjutan

Gak perlu khawatir, lewat Praktik Perkebunan Berkelanjutan bikin petani karet di Kabupaten Tebo, Jambi berhasil menjaga hutan sekaligus tingkatkan produktivitas yang terhubung langsung dengan pasar potensial.
Quiz
Nginjek sandal dan sepatu tiap hari, Cakepp! Coba Quiz ini dong, masa ga berani?
Minyak Sawit
Jadi Bahan Dasar Skincare?
Selain jadi minyak goreng, minyak sawit juga dipakai sebagai bahan dasar produk perawatan tubuh dan kosmetik karena dapat menjaga kelembaban dan meremajakan kulit.
Tiga Fakta Menarik Sawit
16,8 Juta Ha
Indonesia merupakan negara produsen sawit terluas di dunia dengan luas 16,8 juta hektar
2,65 Juta
Jumlah petani sawit di Indonesia mencapai 2,65 juta kepala keluarga
1,85 Juta
Minyak sawit itu serba guna, bisa dipakai bikin masakan maknyus sampe kosmetik kece
Ngomong Sawit Bikin Sewot
Sawit penting bagi devisa negara, tapi karena tata kelolanya belum baik, masih banyak persoalan di dalamnya. Dari kebakaran hutan, deforestasi sampai biodiversitas yang hilang. Yuk bisa yuk bantu pemerintah benerin tata kelolanya!

#MasihAdaHarapan

Bernama Perkebunan Berkelanjutan

Minyak adalah tulang punggung ekonomi masyarakat Bantaeng yang merupakan salah satu penghasil Minyak utama di Sulawesi Selatan. Masyarakat Bantaeng mempraktikkan pertanian Minyak berkelanjutan yang berhasil menahan laju deforestasi dan malah meningkatkan tutupan hutan. Kesejahteraan dan keadilan gender masyarakat tersebut juga turut meningkat.
Quiz
Lagu Queen judulnya Radio Gaga, Cakep! Ikut Quiz berani ga
Tak hanya Manis dan Romantis,
Cokelat juga Punya Banyak Cerita Lho!
Cokelat batang yang sering kita konsumsi itu hasil pengolahan dari biji kakao yang dipanen dan dipilih oleh para pekebun dengan hasil akhir menjadi bubuk.
Tiga Fakta Menarik Cokelat
Nomor 3
Indonesia di peringkat 3 produsen kakao dunia tahun 2020
1,6 Juta
jumlah petani kakao di Indonesia mencapai 1,6 juta petani
Sulawesi
Sulawesi jadi ladang penghasil terbesar kakao di Indonesia
Kakao di Tengah Krisis Iklim
Masa Depan Tak Semanis Cokelatnya
Hasil panen kakao terancam menurun karena kekeringan dan berkurangnya luas tutupan hutan akibat krisis iklim dan deforestasi yang merugikan pekebun.

#MasihAdaHarapan

Bernama Perkebunan Berkelanjutan

Ada aksi nyata nih, berkat Praktik Perkebunan Berkelanjutan, Warga Desa Setawar di Kalimantan Barat berhasil bertani sawit sambil tetap menjaga hutan, dengan tidak membuka lahan baru dan menjaga 400 hektar hutan desa mereka.
Quiz
Abis rabu hari kamis, Cakep! ngaku romantis masa ga berani ikut Quiz?